Riwayat Judi Bola di Indonesia: Dari Awal Mula Hingga Sekarang


Riwayat Judi Bola di Indonesia: Dari Awal Mula Hingga Sekarang

Siapa yang tidak mengenal judi bola di Indonesia? Sebuah permainan yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat Indonesia. Dalam artikel ini, kita akan membahas riwayat judi bola di Indonesia, dari awal mula hingga sekarang.

Awal mula perjudian bola di Indonesia dapat ditelusuri kembali ke masa kolonial Belanda. Pada saat itu, para pekerja kontrak asal Belanda seringkali memainkan permainan sepak bola di antara mereka. Seiring berjalannya waktu, para pekerja lokal juga mulai tertarik untuk ikut serta dalam permainan ini.

Namun, di samping itu, ada juga perjudian yang terjadi di sekitar pertandingan sepak bola. Hal ini terjadi karena ketertarikan masyarakat terhadap permainan tersebut semakin besar. Praktik perjudian pada pertandingan sepak bola menjadi semakin populer di kalangan masyarakat.

Namun, pada tahun 1937, pemerintah kolonial Belanda melarang perjudian di Indonesia. Larangan ini berlaku untuk semua jenis perjudian, termasuk judi bola. Larangan ini merupakan respons terhadap adanya penyalahgunaan dan kecurangan pada perjudian sepak bola yang terjadi pada saat itu.

Setelah Indonesia meraih kemerdekaannya pada tahun 1945, pemerintah Indonesia mencoba untuk mengatur ulang perjudian di negara ini. Pada tahun 1967, pemerintah mengeluarkan Undang-Undang Pokok Perjudian yang melarang seluruh bentuk perjudian di Indonesia, termasuk judi bola.

Namun, meskipun perjudian bola dilarang secara resmi, praktik ini masih terus ada di masyarakat. Banyak orang yang tetap memasang taruhan pada pertandingan sepak bola meskipun dengan cara yang tidak legal.

Menurut Ahmad Bustomi, seorang ahli hukum di bidang perjudian, “Perjudian bola masih tetap ada di Indonesia meskipun dalam bentuk yang tidak legal. Hal ini terjadi karena minat masyarakat terhadap sepak bola sangat besar, dan ada keinginan kuat untuk memasang taruhan pada pertandingan tersebut.”

Pada tahun 2012, pemerintah Indonesia mencoba untuk mengatasi perjudian bola dengan meluncurkan program Sistem Taruhan Olahraga Nasional (SITONAS). Program ini bertujuan untuk mengatur perjudian sepak bola dan mengendalikan praktik perjudian ilegal. Namun, program ini tidak sepenuhnya berhasil karena masih banyak praktik perjudian bola yang beroperasi di bawah radar.

Hingga sekarang, perjudian bola di Indonesia masih menjadi perdebatan yang hangat. Ada yang berpendapat bahwa perjudian bola harus dilegalkan dan diatur dengan baik oleh pemerintah, sementara yang lain berpendapat bahwa perjudian bola harus tetap dilarang karena dapat membawa dampak negatif bagi masyarakat.

Dalam sebuah wawancara dengan Bambang Priyanto, seorang peneliti di bidang perjudian, ia menyatakan, “Pemerintah perlu melihat pengaturan perjudian bola dengan kacamata yang lebih luas. Jika diatur dengan baik, perjudian bola dapat memberikan manfaat ekonomi bagi negara dan masyarakat.”

Meskipun masih ada perdebatan mengenai perjudian bola di Indonesia, satu hal yang pasti adalah minat masyarakat terhadap permainan ini tidak akan berkurang. Perkembangan teknologi juga telah memberikan kemudahan bagi para penjudi untuk memasang taruhan secara online. Sehingga, meskipun perjudian bola masih dilarang, praktik ini masih terus ada di masyarakat Indonesia.

Dengan demikian, riwayat judi bola di Indonesia memiliki perjalanan yang panjang. Dari awal mula perjudian sepak bola di masa kolonial Belanda hingga saat ini, praktik ini masih tetap ada meskipun dengan cara yang tidak legal. Bagaimana perkembangan selanjutnya, hanya waktu yang dapat menjawabnya.